+62-812-1126-1842
asgarnusantara39@gmail.com

Longsor Di Banjarwangi, Petugas Gabungan Singkirkan Longsoran Tanah Yang Tutupi Jalan

IMG_20230830_103208

ASGARNEWS, – Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dinas terkait, dan masyarakat sukarelawan menyingkirkan material longsoran tanah yang menutup badan jalan utama Banjarwangi-Singajaya di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk membuka kembali jalur agar masyarakat bisa beraktivitas melintasi jalur itu.

“Sudah bisa dilewati sementara tutup buka, tapi material masih menutup jalan dan rencana siang ini mau dilakukan pembersihan total menggunakan alat berat,” kata Kepala Polsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif saat meninjau lokasi longsor yang menutup jalan utama wilayah selatan Garut, Selasa.


Ia menuturkan bencana longsoran tanah tebing itu tidak diduga sebelumnya karena saat ini sedang musim kemarau, atau tidak turun hujan yang biasa memicu longsor di wilayah itu.

Bencana longsor yang terjadi, Senin (28/8) siang itu, kata dia, menutup badan jalan setinggi 30 meter sehingga jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, namun kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa.

“Tidak ada korban, kebetulan saat kejadian sedang tidak ada kendaraan,” kata Amirudin.

Ia menyampaikan sejumlah petugas dari dinas terkait, kepolisian, TNI, sukarelawan, maupun masyarakat setempat berupaya menyingkirkan material longsoran tanah dengan alat berat dan manual.


Selain itu, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut untuk melakukan kajian di daerah tersebut yang terpantau masih ada retakan di tebing.

“Menunggu kajian dari BPBD untuk tindak lanjut karena masih ada retakan tanah pada bagian tebing,” katanya.

Ia menyampaikan jalur selatan lintas Banjarwangi-Singajaya kondisinya rawan bencana tanah longsor karena terdapat tebing dan juga jurang di sepanjang jalan tersebut.

Selain itu, lanjut dia, kondisi tanahnya juga labil, yang bisa terjadi longsor tidak hanya saat musim hujan, tapi saat musim kemarau juga berpotensi longsor.

“Hampir sepanjang jalan memang tanahnya labil, kiri jurang kanan tebing atau sebaliknya,” tandasnya. (*)

(Antara)

IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA!

192 Views