+62-812-1126-1842
asgarnusantara39@gmail.com

GACHIFEST 2023: Meriahkan Hari Anak Nasional Dengan Kreativitas Anak-Anak

IMG_20230821_093415

ASGARNEWS, – Kabupaten Garut merayakan Hari Anak Nasional (HAN) dengan penuh semangat melalui acara Garut Children Festival (GACHIFEST) Tahun 2023. Di Gedung Art Center, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (20/8/2023), siswa dari berbagai sekolah bergabung dalam acara ini, menunjukkan kreativitas mereka dalam tarian, bernyanyi, seni, dan banyak lagi.

Dalam sambutannya, Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari Rudy Gunawan, mengapresiasi antusiasme anak-anak dalam mengekspresikan bakat mereka. Ia mendukung upaya positif seperti GACHIFEST ini sebagai peluang bagi anak-anak untuk berkumpul dan berpartisipasi dalam kegiatan seni dan kreativitas.

“Saya Bunda Forum Anak Daerah men-support semua keinginan anak-anak, ini sebenarnya harus setiap tahun memang kita laksanakan, jadi kesenian yang mereka latihan atau apa barusan ada karawitan itu sangat keren sekali,” ucapnya.

Ia berharap, anak-anak di Kabupaten Garut dapat terus berkumpul dan bersatu untuk mengadakan beberapa kegiatan positif.

“Justru mereka mengadakan kegiatan yang sangat positif yaitu kreatifitas, seni dan melukis dan puisi, (pokoknya) semua yang disukai anak-anak kita, kita tampilkan, mungkin seperti itu ya,” tuturnya.

Kepala DPPKBPPA Garut, Yayan Waryana, memberikan pesan berharga kepada hadirin, mengingatkan bahwa prestasi akademik harus disertai dengan pengembangan keterampilan lain, seperti seni dan olahraga. Yayan juga menyoroti pentingnya mencegah perkawinan anak di bawah umur guna menghindari dampak negatif pada pendidikan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Yayan mengatakan, perkawinan yang terjadi pada anak di bawah umur juga akan menyebabkan ketahanan keluarga yang rapuh, sehingga rentan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Tidak sampai di sana, lanjutnya, hal ini juga dapat menjadi penyebab dari lahirnya anak berisiko stunting serta kematian ibu dan bayi.

Dalam konteks prestasi anak, Yayan menggarisbawahi bahwa prestasi di berbagai bidang akan membantu Indonesia mencapai tujuannya sebagai negara maju pada tahun 2045. Ia mendorong generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan terlibat dalam pembangunan.

“Ini akan mengganggu terhadap estafet pembangunan yang konon 2045 harus menjadi Indonesia emas diisi oleh sumber daya-sumber daya manusia yang sehat, handal, dan berprestasi, berdaya saing tinggi, berproduktifitas tinggi,” lanjutnya.

Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Yayan berharap terselenggaranya GACHIFEST ini bisa menjadi upaya untuk mengembangkan potensi anak, serta menjadikan Kabupaten Garut menjadi Kabupaten Layak Anak.

Wakil Ketua Pelaksana GACHIFEST, Mutia Lestari, merasa senang acara ini dapat dilanjutkan setelah tahun sebelumnya terhenti akibat pandemi covid-19. GACHIFEST menjadi wadah bagi anak-anak Garut untuk menunjukkan bakat mereka melalui berbagai kegiatan seperti lomba vokal, tari, pameran seni, dan banyak lagi.

“Jadi ini tuh Alhamdulillah kita bisa menggelar lagi acara Gachifest ini, sebagai rangkaian dan peringatan Hari Anak Nasional gitu, dan mewadahi bagi anak-anak Garut yang ingin berpartisipasi dan menumpahkan karya (dan) kreatifitasnya,” ungkapnya.

Mutia memaparkan, ada beberapa kegiatan dalam pelaksanaan GACHIFEST tahun ini, diantaranya seperti lomba vokal solo, modern dance, fashion show, bazzar, wahana escape room, dan art exhibition.

“Sebenernya kita (ingin) mewadahi kreativitas-kreativitas dan minat anak-anak Garut sesuai dengan SA (Surat Anak) yang dibacakan gitu ya sebagai wadah aspirasi,” ungkapnya.

Mutia berpesan agar anak-anak Garut berani mengekspresikan kreativitas dan bakat mereka, serta mendorong mereka untuk terlibat dalam acara GACHIFEST di tahun-tahun mendatang.

“Soalnya kan kita dari anak-anak, untuk anak-anak, oleh anak-anak, jadi jangan ada hal yang terbatas lah gitu,” ungkapnya. (Red)

 

IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA!

51 Views