+62-812-1126-1842
asgarnusantara39@gmail.com

Hadiri Acara Halal Bi Halal Dan Tabligh Akbar, Wabup Helmi Bicara Krisis Global

IMG-20230505-WA0016

ASGARNEWS, – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri acara silaturahmi Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis kamarin.

Dalam kesempatan ini, Wabup Garut menyampaikan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir di dalam acara halal bi halal ini. Ia mengungkapkan, bahwa halal bi halal ini merupakan salah satu penegasan bahwa umat Islam harus bersatu dan harus solid

“Nu kadua panginteun tangtosna oge halal bihalal ngemutan sanes wungkul ibadah teh bulan Ramadan wungkul, namung kedah dilajengkeun dina sasih-sasih anu sanesna, atanapi sasih salajeungna saparantos sasih Ramadan (yang kedua tentunya juga halal bihalal mengingatkan bukan saja ibadah itu bulan Ramadan saja, tapi harus dilanjutkan di bulan-bulan lain, atau bulan selanjutnya sesudah bulan puasa),” tuturnya.

Ia berharap, seluruh amalan ibadah yang dilakukan selama bulan puasa kemarin, dapat terus dilanjutkan dengan ibadah lainnya seperti qiyamullail, infaq, dan shodaqoh.

“Mudah-mudahan oge zakat fitrahna diteraskeun ku sodaqoh ku infaq, pokona mah ngiringan weh lah Bu amal sae salami sasih Ramadan teh kedah napak, kedah diteraskeun dina dina sasih ayeuna syawal sareng salajeungna ( Mudah-mudahan juga zakat fitrahnya dilanjutkan dengan sodaqoh dengan infaq, pokoknya mengikuti aja lah bu amal baik selama bulan Ramadan itu harus berbelas, harus dilanjutkan di bulan sekarang Syawal juga selanjutnya),” ucapnya.

Disisi lain, Wabup Garut, mengingatkan bahwa sesuai dengan ungkapan dari Presiden RI, Joko Widodo, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani beserta jajaran pejabat pemerintah pusat lainnya akan terjadinya kondisi gelap di bidang perekonomian di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut.

“Bahkan Ibu Menteri Keuangan mah nyebatkeun akan terasa krisis global itu mulai bulan Mei, bakal mulai karaos duka tah mudah-mudahan weh ku urang Garut mah teu karaos, Aamin (Bahkan Ibu Menteri Keuangan itu menyebutkan akan terasa krisis global itu mulai bulan Mei, akan mulai terasa, nggak tau tuh mudah-mudahan aja oleh orang Garut tidak kerasa, Aamiin),” ucap Wabup Garut.

Krisis ekonomi tersebut, imbuh Helmi, merupakan akibat daripada dampak resesi global, yang dipicu oleh perang antara Rusia dan Ukraina. Ia berharap, agar krisis ekonomi tersebut memiliki dampak yang sangat kecil bagi Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara produsen pangan.

“Pangan teh naon? Tani lah kira-kira bu, jadi urang mah kan daerah pertanian, maksudna produksi pangan teh produksi pertanian, beas ti urang aya, aya gentos beas sampeu, mun teu sampeu hui, jagong, taleus, ganyol (Pangan tuh apa? Tani lah kira-kira bu, jadi kita itu kan daerah pertanian, maksudnya produksi pangan itu produksi pertanian, beras kita ada, ada ganti beras singkong, kalau nggak singkong ubi, jagong, talas),” lanjutnya.

Wabup Garut menambahkan, bahwa sangat memungkinkan untuk Indonesia khususnya Kabupaten Garut mengalami pengaruh yang sangat kecil dalam krisis global. Maka dari itu, imbuhnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Garut memiliki program untuk membantu ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga melalui program Halaman Rumah Terpadu atau Harum Madu.

“Sehingga Alhamdulillah urang teu kedah ngagaleuh, teu kedah meser (tapi) nuang nu aya di kebon urang, di sarang urang, di sawah, sareng di mana nya nu tiasa dipelakan, sehingga kita tidak mengalami krisis ekonomi atanapi krisis pangan, tah eta bu sim kuring ngemutan (Sehingga Alhamdulillah kita tidak harus membeli, (tapi) makan yang ada di kebun kita, di sawah, juga di tempat yang bisa ditanam, sehingga kita tidak mengalami krisis ekonomi atau krisis pangan, nah itu bu saya mengingatkan),” tandasnya. (Red)

 

IKUTI CHANEL YOUTUBE KAMI JUGA YA

47 Views